Berita Terkini

Perkuat Integritas Aparatur, KPU Kota Bekasi Ikuti Kegiatan Pencegahan Judi Online

Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mengikuti kegiatan berjudul “Judi Online: Ancaman Integritas ASN dan Masa Depan Karier Aparatur” yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat pada Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Bekasi, Sekretaris, pejabat struktural, pejabat fungsional, serta seluruh jajaran pegawai KPU Kota Bekasi.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran aparatur sipil negara (ASN) terhadap bahaya judi online yang dinilai semakin masif seiring dengan perkembangan teknologi digital. Judi online tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi dan psikologis individu, tetapi juga berpotensi merusak integritas pribadi, profesionalisme, serta masa depan karier aparatur negara. Lebih jauh, praktik tersebut dapat mencederai nilai-nilai etika ASN dan menggerus kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan, termasuk lembaga penyelenggara pemilu.

Dalam sambutannya, Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Divisi SDM, Penelitian, dan Pengembangan, Abdullah Sapi’i, menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama bagi setiap ASN, khususnya bagi aparatur yang bertugas di lingkungan penyelenggara pemilu. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan ASN dalam praktik judi online dapat menimbulkan konsekuensi serius, baik dari sisi moral, disiplin, maupun hukum. Menurutnya, satu pelanggaran integritas tidak hanya berdampak pada individu yang bersangkutan, tetapi juga dapat mencoreng nama baik institusi secara keseluruhan.

Lebih lanjut, Abdullah Sapi’i mengingatkan bahwa ASN dituntut untuk menjadi teladan di tengah masyarakat, menjaga perilaku, serta mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan dan kode etik yang berlaku. Oleh karena itu, kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penyimpangan perilaku, termasuk judi online, harus terus diperkuat melalui edukasi dan pengawasan internal.

Sementara itu, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Eko Iswantoro dalam arahannya menyoroti judi online sebagai ancaman nyata yang dapat menjerat siapa saja tanpa memandang latar belakang, termasuk ASN. Dengan kemudahan akses digital dan gawai, risiko keterlibatan dalam aktivitas ilegal tersebut semakin tinggi apabila tidak diimbangi dengan sikap bijak dan pengendalian diri. Ia menegaskan pentingnya literasi digital dan kesadaran etika dalam penggunaan teknologi, agar ASN tidak terjerumus pada aktivitas yang bertentangan dengan aturan dan nilai-nilai aparatur negara.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, KPU Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat integritas, disiplin, dan profesionalisme seluruh pegawai. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bersama akan pentingnya menjaga perilaku, tanggung jawab, dan integritas sebagai aparatur negara, demi mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas, bersih, dan terpercaya. (humas kpu kota bekasi)

#KPUMelayani

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 41 kali