Sambangi Sekolah di SMA Santa Maria Monica: Bangun Kesadaran Politik dan Cinta Demokrasi Sejak Dini
Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi terus berkomitmen dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi dan meningkatkan kesadaran politik generasi muda melalui program "Sambangi Sekolah", program ini merupakan bagian dari kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan khususnya menyasar pemilih pemula yang dilaksanakan oleh KPU Kota Bekasi di tahun 2025. Pada kesempatan kali ini, kegiatan dilaksanakan di SMA Santa Maria Monica Kota Bekasi, Selasa (21/10/2025).
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dari para siswa, guru, serta pihak sekolah yang turut mendukung upaya KPU Kota Bekasi dalam memberikan pendidikan politik yang sehat dan mendidik. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari A. Siswanto, Kepala Dikjar Pendidikan Yayasan Pendidikan Handayani Sekolah Santa Maria Monica, yang menyampaikan apresiasinya kepada KPU Kota Bekasi atas kehadirannya di lingkungan sekolah.
“Kami sangat berterima kasih dan menyambut baik niat KPU Kota Bekasi yang hadir memberikan pencerahan tentang pentingnya pemilu kepada para siswa kami. Kegiatan ini memberikan pemahaman baru agar para pelajar bisa menjadi generasi yang sadar politik dan memahami arti penting partisipasi dalam demokrasi,” ujar A. Siswanto dalam sambutannya.
Selanjutnya, Afif Fauzi, Anggota KPU Kota Bekasi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, Afif mengajak para siswa untuk mengenali sejarah bangsa dan pentingnya mengambil peran aktif dalam proses demokrasi.
“Sebagai anak muda, jangan pernah melupakan sejarah. Seperti yang dikatakan Bung Karno, Jasmerah - Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Dari generasi muda lah semangat perubahan dan kebangkitan bangsa lahir. Kegiatan sosialisasi ini kami harapkan dapat menjadi bekal bagi adik-adik dalam menggunakan hak pilihnya di Pemilu dan Pilkada mendatang,” ungkap Afif.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari tiga narasumber yang menghadirkan wawasan luas dan inspiratif. Materi pertama disampaikan oleh Yusuf Wibisono, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Nasional, yang mengangkat tema “Peran Besar Pemuda dalam Sejarah Bangsa.” Ia mengulas kiprah organisasi kepemudaan seperti Budi Oetomo yang menjadi pelopor kebangkitan nasional, serta menegaskan bahwa perubahan besar dalam sejarah bangsa selalu dimulai dari semangat kaum muda.
“Pemuda adalah tumpuan harapan bangsa. Dari semangat pemuda yang visioner dan berani, bangsa ini bisa terus melangkah maju. Sejarah membuktikan bahwa kekuatan pemuda mampu menggerakkan perubahan yang revolusioner,” jelas Yusuf.
Materi kedua dibawakan oleh Arifin, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) Kesbangpol Kota Bekasi. Ia menyoroti pentingnya nilai-nilai demokrasi yang sebenarnya sudah mulai diterapkan di lingkungan sekolah melalui kegiatan seperti pemilihan OSIS. Menurutnya, hal tersebut menjadi wadah pembelajaran nyata tentang bagaimana proses demokrasi dijalankan.
“Demokrasi bukan hanya tentang mencoblos saat pemilu, tapi tentang bagaimana kita memahami makna partisipasi, kejujuran, dan tanggung jawab dalam menentukan pemimpin. Pengalaman seperti pemilihan OSIS di sekolah merupakan contoh konkret praktik demokrasi yang perlu ditanamkan sejak dini,” ujarnya.
Selanjutnya, Faris Ismuamir, Anggota KPU Kota Bekasi Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi menyampaikan materi ketiga dengan gaya interaktif dan ringan agar mudah dipahami oleh para pelajar. Ia menjelaskan bahwa politik bukanlah hal yang menakutkan, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari yang berhubungan erat dengan pengambilan keputusan bersama.
“Politik adalah cara kita bersama-sama menentukan arah kebijakan yang memengaruhi kehidupan masyarakat. Pemilu merupakan produk politik yang sangat penting, karena dari sinilah lahir pemimpin-pemimpin bangsa yang akan membuat kebijakan publik. Oleh sebab itu, partisipasi warga negara dalam pemilu menjadi sangat penting,” tutur Faris.
Sesi terakhir diisi dengan tanya jawab interaktif yang berlangsung seru dan dinamis. Para siswa siswi SMA Santa Maria Monica menunjukkan antusiasme tinggi dengan melontarkan pertanyaan-pertanyaan kritis seputar politik dan demokrasi, seperti bagaimana cara menghadapi sikap skeptis terhadap politik akibat maraknya korupsi, hingga bagaimana peran generasi muda dalam menjaga integritas demokrasi agar tetap bersih dan berkeadilan.
Para narasumber memberikan jawaban dan penjelasan yang membangun semangat positif, menegaskan bahwa perubahan dapat dimulai dari sikap jujur, tanggung jawab, serta kemauan untuk berpartisipasi aktif di ruang demokrasi.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran KPU Kota Bekasi, pihak sekolah, narasumber, dan para siswa peserta sosialisasi. Antusiasme dan semangat yang terlihat dari para peserta menjadi bukti bahwa generasi muda Kota Bekasi siap menjadi bagian dari demokrasi yang sehat, cerdas, dan bermartabat.
Kegiatan “Sambangi Sekolah” ini menjadi bagian dari agenda KPU Kota Bekasi dalam rangka memperluas pendidikan pemilih ke berbagai lapisan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah menengah atas/sederajat. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Bekasi berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang melek politik, kritis, dan berani menggunakan hak pilihnya dengan bijak untuk kemajuan Kota Bekasi dan bangsa Indonesia. (humas kpu kota bekasi)