Berita Terkini

15

Perkuat Tata Kelola Digital, KPU Kota Bekasi Hadiri FGD GovTech Nasional

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mengikuti kegiatan Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Peran KPU dalam Mendukung Akselerasi GovTech Nasional melalui Demokratisasi Data Kepemiluan yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (18/05/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan transformasi digital di lingkungan KPU dalam mendukung tata kelola pemerintahan berbasis teknologi (Government Technology/GovTech) yang terintegrasi, transparan, dan partisipatif. Forum diskusi tersebut juga membahas pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan data kepemiluan sebagai bagian dari penguatan ekosistem pemerintahan digital nasional. Dari KPU Kota Bekasi hadir Anggota KPU Kota Bekasi Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Faris Ismuamir, serta Anggota KPU Kota Bekasi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Afif Fauzi. Turut hadir pula Kepala Subbagian Perencanaan, Data, dan Informasi, Zemmy. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Bekasi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sistem digital kepemiluan yang akurat, terbuka, dan berkelanjutan. Selain itu, partisipasi dalam forum ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan dalam menghadapi tantangan transformasi digital di era pemerintahan modern. FGD tersebut juga menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam mendorong integrasi data dan peningkatan kualitas layanan publik berbasis digital, khususnya di bidang kepemiluan. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
9

Perkuat Reformasi Birokrasi, KPU Kota Bekasi Hadiri Rakor Zona Integritas KPU RI

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas serta Persiapan Penilaian Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (18/05/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan di lingkungan KPU dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas. Melalui rapat koordinasi tersebut, KPU RI memberikan arahan terkait langkah-langkah strategis dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang telah berjalan. Dari KPU Kota Bekasi hadir Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, Anggota KPU Kota Bekasi Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Anggota KPU Kota Bekasi Divisi Hukum dan Pengawasan, Achmad Edwin Sholihin, Anggota KPU Kota Bekasi Divisi Teknis Penyelenggaraan, Eli Ratnasari, Sekretaris KPU Kota Bekasi, Olina Theresia Santi Dewi, beserta jajaran kepala subbagian dan staf fungsional. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat budaya kerja yang berintegritas, serta mendukung terwujudnya reformasi birokrasi di lingkungan KPU secara berkelanjutan. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
17

Apel Pagi KPU Kota Bekasi Jadi Momentum Penguatan Kinerja Pascalibur

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi kembali melaksanakan apel pagi rutin pada Senin (18/05/2026) di halaman Kantor KPU Kota Bekasi. Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan penuh semangat tersebut diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat KPU Kota Bekasi sebagai bagian dari upaya menjaga kedisiplinan, memperkuat koordinasi internal, serta membangun budaya kerja yang profesional di lingkungan kelembagaan. Pada pelaksanaan apel kali ini, Almas Alfarizi selaku JFT Analis Hukum Ahli Pertama bertindak sebagai pemimpin apel. Sementara itu, Anggota KPU Kota Bekasi, Afif Fauzi, bertindak sebagai pembina apel dan menyampaikan amanat kepada seluruh peserta apel. Dalam amanatnya, Afif Fauzi menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan semangat bekerja, khususnya setelah seluruh jajaran melewati masa libur panjang pada pekan sebelumnya. Ia mengingatkan bahwa momentum kembali bekerja harus disikapi dengan semangat baru serta komitmen yang kuat untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab secara optimal. Selain itu, Afif Fauzi juga mengingatkan seluruh jajaran sekretariat agar terus menjaga disiplin kerja serta mampu menyelesaikan setiap tugas sesuai dengan target dan timeline yang telah ditetapkan. Menurutnya, ketepatan waktu dalam penyelesaian pekerjaan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan program dan pelayanan kelembagaan. Ia turut mendorong seluruh pegawai untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antarbagian agar setiap pekerjaan dapat berjalan secara terarah, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan adanya sinergi yang baik di lingkungan kerja, diharapkan seluruh program dan agenda kelembagaan KPU Kota Bekasi dapat terlaksana dengan maksimal. Pelaksanaan apel pagi rutin ini menjadi salah satu bentuk komitmen KPU Kota Bekasi dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan rutin tersebut, KPU Kota Bekasi terus berupaya menjaga kualitas kinerja organisasi serta memperkuat integritas aparatur dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kelembagaan. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
22

Rapat Pleno Rutin, KPU Kota Bekasi Perkuat Koordinasi Internal

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi melaksanakan Rapat Pleno Rutin pada Rabu (13/05/2026) di lingkungan Kantor KPU Kota Bekasi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS. Rapat pleno rutin ini menjadi bagian dari upaya penguatan koordinasi internal sekaligus evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan kelembagaan guna mendukung efektivitas kerja organisasi di lingkungan KPU Kota Bekasi. Dalam rapat tersebut, jajaran KPU Kota Bekasi membahas berbagai agenda strategis, perkembangan pelaksanaan tugas, serta langkah-langkah tindak lanjut dalam mendukung kesiapan kelembagaan menghadapi tahapan kepemiluan mendatang. Melalui pelaksanaan rapat pleno rutin, KPU Kota Bekasi terus mendorong terciptanya sinergi dan komunikasi yang efektif antarbagian dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat tata kelola kelembagaan yang akuntabel, profesional, dan berintegritas. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
32

In House Training KPU Kota Bekasi Bahas Pengelolaan Arsip

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menggelar kegiatan In House Training bertema “Pengelolaan Arsip pada Lingkungan KPU Kota Bekasi” pada Selasa (13/5/2026) di Aula Tb Hendy Irawan KPU Kota Bekasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan melalui peningkatan kapasitas pegawai dalam bidang kearsipan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, Anggota KPU Kota Bekasi, Afif Fauzi, Sekretaris KPU Kota Bekasi, Olina Theresia Santi Dewi, para kepala subbagian, serta seluruh pegawai sekretariat baik pejabat fungsional maupun pelaksana. Hadir sebagai narasumber, Septian Dwi Haryanto selaku Arsiparis Ahli Muda KPU Kabupaten Bogor yang memberikan materi terkait pengelolaan arsip dan Pengelolaan Arsip Dinamis (PAD) di lingkungan penyelenggara pemilu. Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, dalam sambutannya menekankan bahwa pengelolaan arsip merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung akuntabilitas dan transparansi lembaga. Menurutnya, arsip tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga menjadi bagian dari memori kelembagaan yang harus dijaga dengan baik. “Arsip merupakan bagian penting dari akuntabilitas dan transparansi penyelenggaraan pemilu. Dengan tata kelola yang baik, kita dapat menjaga integritas sekaligus memberikan layanan publik yang lebih optimal,” ujar Ali. Ia juga berharap kegiatan pelatihan tersebut tidak hanya menambah wawasan pegawai, tetapi mampu menjadi momentum evaluasi terhadap sistem pengelolaan arsip yang telah berjalan di lingkungan KPU Kota Bekasi. “Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh jajaran dapat semakin memahami pentingnya pengelolaan arsip yang tertib, sistematis, dan sesuai ketentuan. Arsip yang terkelola dengan baik akan memudahkan proses administrasi, pengawasan, hingga pertanggungjawaban kelembagaan,” tambahnya. Sementara itu, narasumber Septian Dwi Haryanto menjelaskan bahwa pengelolaan arsip merupakan tanggung jawab bersama seluruh satuan kerja, bukan hanya tugas arsiparis semata. Ia menyoroti pentingnya kesadaran setiap pegawai dalam menciptakan, menyimpan, memelihara, hingga melakukan penyusutan arsip sesuai dengan kaidah dan regulasi yang berlaku. “Kesadaran dalam pengelolaan arsip harus dimulai dari setiap unit kerja. Arsip yang tertata dengan baik akan mempermudah pencarian data, menjaga keamanan informasi, serta mendukung efektivitas kerja organisasi,” jelas Septian. Dalam pemaparannya, Septian juga membagikan pengalaman praktik pengelolaan arsip di KPU Kabupaten Bogor, termasuk proses pemusnahan arsip dan penyerahan arsip statis yang telah dilakukan secara terukur dan sesuai prosedur. “Pemusnahan arsip bukan berarti menghilangkan dokumen secara sembarangan, tetapi melalui tahapan dan ketentuan yang jelas. Begitu pula dengan arsip statis yang memiliki nilai sejarah dan pertanggungjawaban kelembagaan, harus dikelola secara tepat,” ungkapnya. Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para pegawai KPU Kota Bekasi aktif menyampaikan berbagai pertanyaan terkait teknis pengelolaan dokumen, penataan arsip fisik maupun arsip digital, hingga mekanisme penyimpanan dan penyusutan arsip di masing-masing subbagian. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung kondisi arsip pada setiap subbagian di lingkungan sekretariat KPU Kota Bekasi. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi riil pengelolaan arsip sekaligus memberikan rekomendasi yang diperlukan guna optimalisasi tata kelola arsip di masing-masing unit kerja. Melalui kegiatan In House Training ini, peserta mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai prosedur penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, hingga penyusutan arsip. Selain itu, turut ditekankan pentingnya dukungan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, serta keterlibatan seluruh pihak dalam mewujudkan sistem kearsipan yang tertib, efektif, dan berkelanjutan di lingkungan KPU Kota Bekasi. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
38

KPU Kota Bekasi Ikuti Bedah Buku Making Democracy Count

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mengikuti kegiatan Bedah Buku Making Democracy Count: How Mathematics Improves Voting, Electoral Maps, and Representation karya Ismar Volić secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (12/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, serta turut didampingi Kepala Subbagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum, Kusbimo Ariseno, beserta pegawai fungsional. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi yang membuka perspektif baru mengenai hubungan erat antara demokrasi dan matematika dalam sistem pemilu. Melalui buku tersebut, Ismar Volić menjelaskan bahwa kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh ideologi maupun kompetisi politik, tetapi juga dipengaruhi oleh sistem matematis yang bekerja di balik proses pemilu. Dalam pembahasannya, Volić mengulas bagaimana mekanisme konversi suara menjadi representasi politik memiliki berbagai tantangan matematis yang dapat memunculkan paradoks dalam demokrasi. Beberapa isu penting yang disoroti antara lain kelemahan sistem plurality voting yang berpotensi memicu polarisasi, hingga praktik gerrymandering yang memungkinkan manipulasi wilayah pemilihan demi keuntungan politik tertentu tanpa mengubah jumlah suara yang diperoleh. Selain itu, buku tersebut juga mengangkat Teorema Arrow yang menunjukkan bahwa sistem demokrasi yang sepenuhnya sempurna secara matematis sulit diwujudkan. Meski demikian, upaya untuk terus memperbaiki sistem tetap menjadi tanggung jawab bersama guna menghadirkan representasi politik yang lebih adil, transparan, dan akurat. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami pentingnya literasi numerik dalam kehidupan demokrasi modern. Konsep Citizen-Mathematician yang diperkenalkan dalam buku tersebut mendorong masyarakat untuk tidak hanya mengenal calon pemimpin, tetapi juga memahami bagaimana suara rakyat diterjemahkan menjadi keputusan kolektif dalam sistem demokrasi. Dengan memahami logika dan struktur di balik sistem pemilu, masyarakat diharapkan mampu bersikap lebih kritis terhadap berbagai bentuk manipulasi yang dapat merusak prinsip keadilan representasi. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan warga negara yang tidak hanya aktif memilih, tetapi juga melek terhadap sistem yang menopang kedaulatan rakyat. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
🔊 Putar Suara