Berita Terkini

48

ASN Sekretariat KPU Kota Bekasi Teken Komitmen Netralitas dan Bijak Bermedia Sosial

Kota Bekasi - Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi melaksanakan penandatanganan Komitmen Netralitas ASN pada Kamis (07/05/2026) bertempat di Aula Tb. Hendy Irawan, Kantor KPU Kota Bekasi. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata penguatan integritas dan profesionalitas aparatur dalam menjaga independensi lembaga penyelenggara pemilu. Penandatanganan komitmen tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan Program Membahas Hukum (MH) JDIH KPU Provinsi Jawa Barat Seri ke-21 yang mengangkat tema “Netralitas ASN dan Bijak Bermedia Sosial”. Program tersebut menekankan pentingnya pemahaman hukum, etika birokrasi, serta tanggung jawab ASN dalam menjaga netralitas, khususnya di tengah perkembangan arus informasi dan penggunaan media sosial yang semakin masif. Seluruh ASN di lingkungan Sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat serta KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat diwajibkan menandatangani komitmen tersebut sebagai bentuk keseriusan dan tanggung jawab moral dalam menjaga prinsip netralitas ASN. Di lingkungan KPU Kota Bekasi, kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat dan disaksikan langsung oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Bekasi. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kesadaran akan pentingnya menjaga marwah kelembagaan penyelenggara pemilu. Secara bergantian, para ASN mendekati meja protokol untuk membubuhkan tanda tangan pada lembar komitmen netralitas. Penandatanganan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan juga simbol komitmen kolektif dalam membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan akuntabel. Dalam komitmen yang ditandatangani, terdapat sejumlah poin penting yang menjadi pedoman sikap dan perilaku ASN, di antaranya menjunjung tinggi asas netralitas dalam pelaksanaan tugas kedinasan, tidak terlibat dalam aktivitas politik praktis, tidak menunjukkan keberpihakan kepada peserta pemilu maupun pemilihan, serta tidak memberikan dukungan dalam bentuk apa pun, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Selain itu, ASN juga diingatkan untuk senantiasa menjaga etika dan kehati-hatian dalam menggunakan media sosial, termasuk tidak menyebarkan informasi yang mengandung unsur keberpihakan politik ataupun konten yang dapat menimbulkan persepsi tidak netral terhadap lembaga penyelenggara pemilu. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ASN di lingkungan KPU memiliki tanggung jawab besar sebagai bagian dari penyelenggara pemilu yang dituntut menjaga independensi, integritas, dan profesionalitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Netralitas ASN menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Melalui penandatanganan komitmen ini, KPU Kota Bekasi menegaskan kesiapannya untuk terus menjaga integritas kelembagaan serta memperkuat budaya kerja yang berlandaskan nilai-nilai netralitas, disiplin, dan akuntabilitas. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang profesional dan independen, sekaligus menjadi landasan penting dalam menghadapi dinamika penyelenggaraan pemilu dan pemilihan di masa mendatang. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
75

Rapat Pleno Berkala, KPU Kota Bekasi Pastikan Kinerja Organisasi Tetap Optimal

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi kembali melaksanakan rapat pleno rutin pada Selasa (5/5/2026) sebagai bagian dari upaya konsolidasi internal dan penguatan koordinasi kelembagaan. Kegiatan ini merupakan agenda berkala yang dilaksanakan secara konsisten guna memastikan pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan lembaga berjalan secara optimal serta selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Rapat pleno tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Bekasi, serta jajaran pejabat struktural di lingkungan sekretariat. Forum ini menjadi ruang strategis untuk membahas berbagai aspek pelaksanaan program dan kegiatan secara menyeluruh, sekaligus melakukan evaluasi terhadap kinerja kelembagaan. Dipimpin oleh Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, rapat berlangsung dengan fokus pada penguatan sinergi antarunit kerja serta peningkatan efektivitas pelaksanaan tugas. Dalam arahannya, Ketua KPU Kota Bekasi menekankan pentingnya menjaga komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Selain itu, rapat pleno juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas kinerja kelembagaan ke depan. Melalui pelaksanaan rapat pleno rutin ini, KPU Kota Bekasi terus berupaya menjaga soliditas internal serta memastikan setiap kebijakan dan program kerja dapat berjalan secara efektif, efisien, dan sesuai dengan prinsip-prinsip penyelenggaraan pemilu yang demokratis. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
42

Momentum Bulan Mei, KPU Kota Bekasi Perkuat Etos Kerja Melalui Apel

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi kembali melaksanakan apel pagi rutin pada Senin (04/05/2026) di halaman Kantor KPU Kota Bekasi, Bekasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda kelembagaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berfungsi sebagai sarana konsolidasi internal, penguatan koordinasi, serta penyampaian informasi strategis kepada seluruh jajaran kesekretariatan. Bertindak sebagai Pembina Apel, Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, memimpin langsung jalannya kegiatan. Sementara itu, barisan apel dipimpin oleh Pelaksana, Abdul Khodir. Seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat KPU Kota Bekasi mengikuti apel dengan tertib dan penuh khidmat, mencerminkan komitmen terhadap disiplin dan profesionalitas kerja. Dalam amanatnya, Ali Syaifa AS menekankan pentingnya menjaga dan mempertahankan kedisiplinan sebagai bagian dari budaya kerja aparatur. Ia juga mengingatkan bahwa bulan Mei sarat dengan berbagai momentum hari besar nasional yang seharusnya mampu menjadi sumber inspirasi untuk meningkatkan semangat kerja, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas kelembagaan. Melalui apel pagi ini, diharapkan seluruh jajaran KPU Kota Bekasi dapat terus memperkuat soliditas, meningkatkan kinerja, serta menjaga kualitas pelayanan publik dalam setiap tahapan penyelenggaraan kepemiluan.(humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
51

Bangun Kepercayaan Publik, KPU Jabar Dorong Konsistensi Penulisan Opini

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mengikuti Rapat Koordinasi Penentuan Tema dan Timeline Penulisan Artikel Opini bersama KPU kabupaten/kota se-Jawa Barat yang dilaksanakan secara daring pada Rabu (29/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, KPU Kota Bekasi diwakili oleh Anggota KPU Kota Bekasi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Afif Fauzi, didampingi oleh JFT Sabat dan M. Pulungan. Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Ketua KPU Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, Anggota KPU Jawa Barat Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Barat Hedi Ardia, Kepala Bagian Parmas dan SDM KPU Jawa Barat Yunike Puspita, serta Kasubag Parmas KPU Jawa Barat Fahmi Kamal. Dalam arahannya, Ahmad Nur Hidayat menegaskan bahwa demokrasi saat ini menghadapi tantangan serius berupa polarisasi sosial serta derasnya arus informasi digital yang tidak sepenuhnya akurat. Oleh karena itu, KPU memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka, konsisten, dan informatif. Ia menekankan bahwa penulisan artikel opini menjadi bagian strategis dari kerja demokrasi, terutama dalam menghadirkan narasi yang jernih di tengah maraknya disinformasi. “Melalui tulisan, KPU dapat menjelaskan proses pemilu secara utuh serta membangun pemahaman publik bahwa pemilu berkaitan dengan kedaulatan rakyat dan masa depan bangsa,” ujarnya. Ahmad juga menambahkan bahwa tantangan demokrasi tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara seperti Hungaria, Turki, Brasil, dan Amerika Serikat. Fenomena seperti polarisasi politik, ketegangan sosial, keterbatasan ruang sipil, hingga disrupsi informasi menjadi dinamika global yang perlu direspons secara bijak. Menurutnya, di tengah arus informasi digital yang begitu cepat, peran KPU tidak hanya memastikan pemilu berjalan sesuai aturan, tetapi juga membangun dan menjaga kepercayaan publik yang tidak terbentuk secara instan. “Penulisan opini menjadi relevan sebagai ruang bagi penyelenggara untuk menyampaikan perspektif secara jujur dan apa adanya, dengan bahasa yang sederhana, tenang, dan mudah dipahami masyarakat, sehingga dapat membentuk framing publik yang sehat,” tambahnya. Sementara itu, Hedi Ardia menyampaikan bahwa demokrasi membutuhkan ruang publik yang rasional serta produksi gagasan yang berkelanjutan. Ia menilai penjadwalan penulisan merupakan langkah strategis untuk menjaga konsistensi. “Yang tidak dijadwalkan cenderung tidak dikerjakan. Karena itu, diperlukan pengelolaan yang terstruktur agar kegiatan penulisan berjalan optimal,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa penulisan opini tidak hanya bersifat administratif, melainkan merupakan tanggung jawab moral dalam penguatan demokrasi, yang dibangun tidak hanya melalui bilik suara, tetapi juga melalui pertukaran gagasan di ruang publik. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
59

KPU Kota Bekasi Ikuti Rakor Program dan Anggaran Tahun 2026 Bersama KPU Provinsi Jawa Barat

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Program dan Pelaksanaan Anggaran Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat pada Rabu (29/04/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting sebagai bagian dari upaya sinkronisasi perencanaan program dan pengelolaan anggaran di lingkungan KPU se-Jawa Barat. Dalam kegiatan tersebut, KPU Kota Bekasi diwakili oleh Sekretaris KPU Kota Bekasi, Olina Theresia Santi Dewi, didampingi oleh Kepala Subbagian Perencanaan, Data, dan Informasi, Zemmy, serta staf pelaksana. Rapat Koordinasi daring ini dipimpin Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Eko Iswantoro. Dalam arahannya, Eko menegaskan bahwa penajaman fokus anggaran merupakan kebijakan nasional yang wajib dilaksanakan seluruh satuan kerja. Optimalisasi sumber daya, baik anggaran maupun sumber daya manusia, menjadi langkah utama dalam merespons kebijakan efisiensi di lingkungan kementerian dan lembaga. “Seluruh satuan kerja diminta mengoptimalkan sumber daya yang tersedia tanpa menambah beban baru. Kebutuhan operasional harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” tegasnya. Ia menekankan bahwa penggunaan anggaran difokuskan pada kebutuhan prioritas yang mendukung program prioritas nasional. Setiap usulan kegiatan dan sarana prasarana harus berbasis urgensi serta melalui koordinasi berjenjang untuk menjaga keselarasan kebijakan. Penerapan efisiensi juga dilakukan melalui pembatasan kegiatan tatap muka dan perjalanan dinas, serta optimalisasi pola kerja fleksibel, termasuk work from home (WFH). Langkah ini diarahkan untuk mengendalikan belanja operasional tanpa mengganggu pelaksanaan tugas kelembagaan. Eko juga mengingatkan agar seluruh jajaran sekretariat aktif menyampaikan perkembangan dan kendala di daerah, sehingga dapat dilakukan penyesuaian perencanaan secara terkoordinasi dengan KPU RI. Ia berharap seluruh satuan kerja mampu menjaga akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan anggaran, sekaligus memastikan program prioritas nasional tetap berjalan optimal di tengah kebijakan efisiensi. Rakor ini bertujuan untuk menyelaraskan arah kebijakan program dan pelaksanaan anggaran Tahun 2026, sekaligus memperkuat koordinasi antara KPU Provinsi Jawa Barat dengan KPU Kabupaten/Kota. Melalui forum ini, diharapkan seluruh satuan kerja dapat meningkatkan efektivitas perencanaan, akuntabilitas pengelolaan anggaran, serta ketepatan dalam pelaksanaan program kerja. Partisipasi aktif KPU Kota Bekasi dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, khususnya dalam aspek perencanaan dan penganggaran yang transparan dan akuntabel guna mendukung penyelenggaraan pemilu yang berkualitas. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
48

KPU Kota Bekasi Ikuti Rapat Sapa Jagat Saksana, Perkuat Sistem Pengamanan dan Kesiapsiagaan Lembaga

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi turut berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Sapa Jagat Saksana yang diselenggarakan pada Rabu (29/04/2026) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari undangan KPU Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari upaya peningkatan sistem pengamanan di lingkungan kantor KPU, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Dalam kegiatan tersebut, KPU Kota Bekasi diwakili oleh Kepala Subbagian Keuangan, Umum, dan Logistik, Sufyan Hariyanto beserta personel Jagat Saksana KPU Kota Bekasi, yakni Carman, Fajri, dan Rival. Rapat ini juga diikuti oleh seluruh jajaran Jagat Saksana dari KPU kabupaten/kota se-Jawa Barat, sehingga menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi lintas wilayah. Rapat ini dipimpin Kepala Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Provinsi Jawa Barat, Noviansyah Adzany Akbar, didampingi Kepala Subbagian Umum dan Logistik, Tarsono. Dalam arahannya, Akbar menegaskan bahwa Pamdal Jagat Saksana memiliki peran strategis dalam melaksanakan pengamanan secara menyeluruh di lingkungan kantor KPU, termasuk pada kegiatan yang diselenggarakan di luar kantor. Ia menekankan bahwa personel pengamanan wajib menjalankan tugas sesuai ketentuan dan tidak diperkenankan merangkap jabatan di luar fungsi utamanya. Selain itu, seluruh personel diwajibkan bekerja berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, meliputi pengamanan akses masuk, pengawalan pimpinan, penanganan gangguan keamanan, serta pengawasan internal. Ketentuan tersebut mengacu pada regulasi KPU, termasuk kebijakan Sekretaris Jenderal KPU terkait atribut dan tata kelola pengamanan. Akbar juga mengingatkan seluruh personel Jagat Saksana pada satuan kerja di Jawa Barat akan pentingnya kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas. Ia menegaskan bahwa penguatan pengamanan internal merupakan elemen penting untuk mendukung kelancaran operasional perkantoran sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu. Rapat Sapa Jagat Saksana ini tidak hanya bersifat koordinatif, tetapi juga menjadi ruang diskusi aktif yang membahas berbagai isu krusial dalam sistem pengamanan. Beberapa topik yang mengemuka antara lain peningkatan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, penguatan peran dan kapasitas petugas Jagat Saksana, serta strategi preventif dalam menjaga keamanan kantor dan aset milik KPU. Selain itu, forum ini juga menekankan pentingnya profesionalisme dan kesiapan petugas pengamanan dalam mendukung kelancaran seluruh tahapan penyelenggaraan pemilu. Pengamanan yang optimal diyakini akan memberikan rasa aman bagi seluruh jajaran penyelenggara serta masyarakat yang terlibat dalam proses demokrasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang semakin solid antarpetugas Jagat Saksana di seluruh wilayah Jawa Barat. Pertukaran pengalaman dan praktik baik antar daerah juga menjadi nilai tambah dalam meningkatkan kualitas sistem pengamanan yang adaptif dan responsif terhadap berbagai tantangan. KPU Kota Bekasi memandang kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola keamanan internal lembaga. Dengan pengamanan yang terstruktur dan terkoordinasi dengan baik, diharapkan seluruh kegiatan dan tahapan kepemiluan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
🔊 Putar Suara