Berita Terkini

56

Melalui Pleno Rutin, KPU Kota Bekasi Perkuat Evaluasi dan Perencanaan

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi melaksanakan Rapat Pleno Rutin pada Selasa (21/04/2026) bertempat di ruang rapat KPU Kota Bekasi, pleno ini merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi internal serta evaluasi kinerja kelembagaan. Kegiatan ini menjadi forum penting dalam menyelaraskan langkah dan strategi guna memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi KPU berjalan secara optimal. Rapat pleno dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, dan diikuti oleh seluruh Anggota KPU Kota Bekasi serta Pejabat Struktural Sekretariat KPU Kota Bekasi. Kehadiran unsur pimpinan dan jajaran sekretariat menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kualitas kinerja organisasi yang profesional dan berintegritas. Dalam pelaksanaannya, pleno berlangsung secara dinamis dengan berbagai masukan, pandangan, serta evaluasi yang disampaikan oleh peserta rapat. Diskusi yang konstruktif ini menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi capaian, kendala, serta langkah-langkah perbaikan yang perlu dilakukan ke depan. Rapat pleno rutin ini membahas sejumlah agenda strategis yang akan dilaksanakan dalam waktu mendatang. Fokus pembahasan mencakup penguatan program kerja, optimalisasi sumber daya, serta peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam mendukung tahapan-tahapan penyelenggaraan pemilu yang akan datang. Selain itu, aspek transparansi dan akuntabilitas juga menjadi perhatian utama dalam setiap pembahasan. KPU Kota Bekasi menegaskan pentingnya menjalankan setiap program dan kebijakan secara terbuka serta dapat dipertanggungjawabkan, guna menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara pemilu. Melalui rapat pleno rutin ini, diharapkan seluruh jajaran KPU Kota Bekasi dapat terus meningkatkan koordinasi, memperkuat sinergi internal, serta mampu merumuskan langkah-langkah strategis yang tepat dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen KPU Kota Bekasi dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang efektif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas demokrasi di Kota Bekasi. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
50

Ummi Wahyuni: Perempuan Miliki Peran Kunci di Ranah Domestik dan Publik

Kota Bekasi - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, KPU Kota Bekasi menggelar kegiatan yang menghadirkan Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni, pada Selasa (21/04/2026) di Aula TB Hendy Irawan KPU Kota Bekasi. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua, Anggota, Sekretaris, serta seluruh jajaran pegawai sekretariat KPU Kota Bekasi. Kehadiran Ummi Wahyuni menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat emansipasi perempuan, sekaligus mendorong peningkatan peran strategis perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam demokrasi. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat kebersamaan dalam memaknai perjuangan R.A. Kartini di era modern. Dalam penyampaiannya, Ummi Wahyuni menegaskan bahwa perempuan saat ini memiliki dua peran besar yang berjalan beriringan, yakni di ranah domestik dan publik. Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan sebagai penggerak dalam keluarga, tetapi juga mampu berkontribusi secara profesional di berbagai bidang sesuai dengan kompetensi, kapasitas, dan kinerja yang dimiliki. Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya menjaga identitas bangsa melalui budaya. Salah satu bentuk sederhana namun bermakna adalah dengan mengenakan kebaya sebagai simbol nasionalisme dan kebanggaan perempuan Indonesia. Umi Wahyuni menyampaikan bahwa nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini harus terus dihidupkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui pendidikan, karya, maupun partisipasi aktif di ruang publik. Ia juga mengakui bahwa perempuan, termasuk ibu rumah tangga, masih menghadapi berbagai tantangan dalam menyeimbangkan peran di keluarga dan aktivitas sosial. Namun demikian, dengan adanya dukungan lingkungan yang positif serta kesempatan yang setara, perempuan diyakini mampu terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa. Dalam konteks demokrasi, Ummi Wahyuni menyampaikan bahwa partisipasi perempuan menunjukkan tren yang semakin meningkat. Hal ini tercermin dari bertambahnya jumlah pemilih hingga sekitar 1,5 juta orang, dengan keterlibatan signifikan dari pemilih perempuan. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa kesadaran politik perempuan semakin tumbuh dan menjadi kekuatan penting dalam proses pemilu. Menjelang Pemilu dan Pilkada 2029, KPU sebagai pelaksana kebijakan pemilu terus melakukan berbagai persiapan sesuai dengan tahapan dan regulasi yang berlaku. Penguatan kinerja kelembagaan, optimalisasi sumber daya manusia, serta peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi fokus utama, termasuk dalam masa anggaran non-tahapan. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Bekasi berharap semangat Kartini tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga menjadi inspirasi nyata bagi seluruh jajaran untuk terus berkontribusi, khususnya dalam mendorong demokrasi yang inklusif, partisipatif, dan berkeadilan, dengan perempuan sebagai salah satu pilar utamanya. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
37

Semangat Kartini Menggema di KPU Kota Bekasi Lewat Upacara Peringatan

Kota Bekasi - Suasana pagi hari di Kantor KPU Kota Bekasi terasa berbeda dari biasanya. Nuansa khidmat dan penuh semangat menyelimuti seluruh area kantor seiring dengan dilaksanakannya Upacara Peringatan Hari R.A. Kartini. Momentum ini menjadi refleksi penting untuk kembali mengingat dan meneladani nilai-nilai perjuangan Kartini dalam kehidupan masa kini, khususnya dalam lingkungan kerja dan pelayanan publik. Upacara peringatan tersebut diikuti oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Bekasi, jajaran Pejabat Struktural, serta seluruh pegawai di Sekretariat KPU Kota Bekasi. Kehadiran seluruh unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam menghargai perjuangan perempuan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam institusi. Bertindak sebagai komandan upacara adalah Kasubbag Partisipasi, Hubungan Masyarakat, dan SDM, Mydita Puspa Ayu, yang dengan penuh tanggung jawab memimpin jalannya upacara dengan tertib dan lancar. Sementara itu, amanat Inspektur Upacara disampaikan oleh Sekretaris KPU Kota Bekasi, Olina Theresia Santi Dewi. Dalam amanatnya, Olina menekankan pentingnya memaknai perjuangan R.A. Kartini tidak hanya sebagai seremonial tahunan, tetapi sebagai nilai yang harus terus dihidupkan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai penyelenggara pemilu. Ia menyampaikan bahwa semangat emansipasi yang diperjuangkan Kartini relevan dengan tantangan zaman saat ini, terutama dalam mendorong kesetaraan, profesionalisme, dan integritas di lingkungan kerja. Lebih lanjut, Olina juga mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan nilai-nilai Kartini sebagai inspirasi dalam meningkatkan kinerja, pelayanan publik, serta memperkuat peran perempuan dalam mendukung demokrasi yang inklusif dan berkualitas. Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis tidak hanya sebagai pelaksana, tetapi juga sebagai penggerak perubahan di berbagai lini, termasuk dalam penyelenggaraan pemilu. Peringatan Hari Kartini di KPU Kota Bekasi ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap jasa pahlawan nasional, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang setara, berdaya, dan penuh dedikasi. Dengan semangat Kartini, seluruh jajaran KPU Kota Bekasi diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan demokrasi yang lebih baik di masa depan. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
57

Perkuat Evaluasi Pemilu, KPU Kota Bekasi Hadiri Rakor Naskah Ilmiah Tingkat Provinsi

Kota Bekasi - KPU Kota Bekasi mengikuti Rapat Koordinasi secara daring yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat pada Senin (20/04/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian proses penyusunan naskah ilmiah yang mengangkat pengalaman teknis dan manajerial pada penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024. Hadir mewakili KPU Kota Bekasi dalam kegiatan tersebut, Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum, Kusbimo Ariseno, bersama jajaran staf kesekretariatan. Kehadiran ini menunjukkan komitmen KPU Kota Bekasi dalam mendukung penyusunan dokumen ilmiah yang berkualitas dan berbasis pengalaman empiris di lapangan. Kegiatan ini dihadiri pimpinan KPU Provinsi Jawa Barat, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Adie Saputro dan Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Aneu Nursifah, didampingi kepala bagian, kepala subbagian sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat.. Kegiatan ini diikuti oleh anggota KPU kabupaten/kota yang membidangi teknis penyelenggaraan beserta jajaran sekretariat dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas penyusunan awal naskah ilmiah, dengan fokus pada evaluasi serta penyempurnaan substansi penulisan. Dalam forum tersebut, peserta diberikan ruang untuk menyampaikan masukan, berbagi pengalaman, serta mengidentifikasi berbagai aspek teknis dan manajerial yang perlu diperkuat dalam naskah. Dalam sambutannya, Aneu menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghambat bagi insan KPU untuk terus berinovasi dan meningkatkan kapasitas. Ia juga menekankan pentingnya pendokumentasian pengalaman manajerial sebagai karya ilmiah berkelanjutan yang dapat menjadi rujukan dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan ke depan. Sementara itu, Adie memberikan arahan strategis mengenai pentingnya profesionalisme dan keseragaman dalam penyusunan karya tulis ilmiah. Beliau memberikan sejumlah koreksi fundamental terkait naskah-naskah yang belum memenuhi standar sistematika penulisan. Poin-poin utama yang ditekankan meliputi penguatan bobot analisis agar lebih mendalam, sinkronisasi landasan teori dengan praktik di lapangan, serta ketelitian redaksional guna menjamin kualitas dan akurasi data yang dihasilkan. Rapat ini menjadi ruang evaluasi bagi 27 kabupaten/kota untuk menyempurnakan konten dan struktur artikel sesuai kaidah ilmiah. Sejumlah inovasi daerah turut menjadi perhatian, di antaranya verifikasi partai politik melalui video call di Purwakarta serta pengembangan WhatsApp Center di Indramayu. Dokumentasi praktik baik tersebut diharapkan didukung analisis kritis, kepastian hukum, dan metode penelitian empiris. Sebagai tindak lanjut, seluruh KPU kabupaten/kota diminta segera melakukan revisi naskah secara komprehensif, mulai dari aspek bahasa hingga substansi, agar lebih ringkas, fokus, dan solutif. Batas akhir pengumpulan revisi ditetapkan pada 24 April 2026. Melalui proses ini, diharapkan naskah ilmiah yang disusun tidak hanya menjadi dokumentasi administratif, tetapi juga mampu merepresentasikan dinamika, tantangan, serta praktik terbaik dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024. Selain itu, naskah ini juga diharapkan dapat disusun secara lebih komprehensif, sistematis, dan memiliki nilai akademis yang tinggi. Lebih jauh, hasil akhir dari penyusunan naskah ilmiah ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis dalam upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilu di masa mendatang. Dengan adanya evaluasi yang terstruktur dan berbasis data serta pengalaman, KPU diharapkan mampu terus beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi tantangan demokrasi yang semakin kompleks. Partisipasi aktif KPU Kota Bekasi dalam kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen dalam mendukung penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penyelenggaraan pemilu yang profesional, transparan, dan akuntabel di masa yang akan datang. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
35

Cegah Data Ganda, KPU Kota Bekasi Perkuat Pemutakhiran Data Pemilih

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mengikuti Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Penyelesaian Data Ganda dan Data Tidak Padan pada Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat secara daring pada Senin (20/4/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, Anggota KPU Kota Bekasi Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Faris Ismuamir, Kepala Subbagian Perencanaan, Data, dan Informasi, Zemmy, serta Operator SIDALIH. Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas dan akurasi data pemilih, guna memastikan setiap tahapan pemilu dapat berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel. Dalam pemaparannya, Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni, menekankan pentingnya penyelesaian data ganda dan data tidak padan sebagai langkah strategis dalam menjaga validitas data pemilih. Berdasarkan pengecekan melalui Sistem Informasi Data Pemilih (SIDALIH), bahwa tidak didapati adanya data ganda pada daftar pemlih di Kota Bekasi, hal ini merupakan langkah strategis yang terus dilakukan secara berkelenjutan oleh KPU Kota Bekasi sehingga daftar pemilih terus dimutakhirkan secara baik dan akurat. Melalui koordinasi ini, diharapkan proses pemutakhiran data pemilih dapat semakin optimal sehingga mampu mendukung terselenggaranya pemilu yang berintegritas dan berkualitas. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
30

Optimalisasi Aset, KPU Kota Bekasi Koordinasi ke KPKNL Bekasi

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi melaksanakan kegiatan koordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bekasi pada Senin (20/04/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris KPU Kota Bekasi, Olina Theresia Santi Dewi, bersama jajaran tim operator Aset Barang Milik Negara (BMN) KPU Kota Bekasi. Koordinasi ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memahami proses serta mekanisme penghapusan aset BMN yang dinilai sudah tidak memenuhi nilai efektivitas dalam penggunaannya. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Bekasi memperoleh pemahaman terkait prosedur, tahapan, serta persyaratan yang harus dipenuhi dalam proses penghapusan aset sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam pertemuan tersebut, pihak KPKNL Bekasi memberikan penjelasan menyeluruh mengenai alur pengajuan hingga pelaksanaan penghapusan BMN. Hasil dari koordinasi ini selanjutnya akan menjadi bahan tindak lanjut bagi KPU Kota Bekasi dalam menata dan mengelola aset secara lebih optimal, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan tata kelola aset di lingkungan KPU Kota Bekasi, sehingga setiap barang milik negara dapat dimanfaatkan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan organisasi. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani


Selengkapnya
🔊 Putar Suara