Berita Terkini

KPU Kota Bekasi Ikuti Rakor Persiapan PDPB Semester II KPU Jawa Barat

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mengikuti Kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester II yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat secara daring pada Kamis (27/11/2025). Dari KPU Kota Bekasi, kegiatan ini diikuti oleh Faris Ismuamir Kadiv Perencanaan, Data, dan Informasi, Zemmy Kasubbag Perencanaan, Data, dan Informasi, serta jajaran staf terkait. Rakor tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, Ketua Divisi Data dan Informasi, Ummi Wahyuni, serta jajaran Sekretariat Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapan seluruh satuan kerja KPU Kabupaten/Kota di Jawa Barat dalam menghadapi agenda pemutakhiran data pemilih semester berjalan. Dalam sambutan pembukaannya, Ahmad Nur Hidayat menyampaikan apresiasi kepada 27 satker KPU Kabupaten/Kota yang dinilai telah menunjukkan integritas dan konsistensi dalam menjaga kualitas data pemilih. Ia menegaskan bahwa akurasi data pemilih merupakan fondasi utama bagi terselenggaranya pemilihan yang kredibel dan berintegritas. Ahmad juga menekankan pentingnya koordinasi efektif antara KPU dengan Bawaslu, serta perlunya penyampaian data yang telah diverifikasi sebelum proses rapat pleno dilakukan. Sementara itu, Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni, memberikan sejumlah arahan teknis kepada KPU Kabupaten/Kota. Ia menyoroti pentingnya percepatan penyelesaian pekerjaan terkait PDPB, termasuk pengecekan data pemilih berusia di atas 120 tahun serta penanganan potensi data ganda akibat perpindahan pemilih masuk maupun keluar daerah. Ummi menekankan bahwa seluruh proses pengelolaan data PDPB harus dilakukan dengan cepat namun tetap mengedepankan ketelitian dan akurasi. Menurutnya, data pemilih yang baik harus bersifat akurat, komprehensif, serta selalu diperbarui secara berkelanjutan. Rakor ini pada akhirnya membahas langkah-langkah strategis untuk memastikan pemutakhiran data pemilih berjalan optimal di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat. Melalui forum koordinasi tersebut, KPU Kota Bekasi menegaskan kembali komitmennya dalam menjaga kualitas data pemilih sebagai landasan penting bagi penyelenggaraan pemilu dan pilkada yang profesional, akuntabel, dan berintegritas (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani

Sambangi Sekolah di SMKN 15 Kota Bekasi: Bekali Generasi Muda dengan Pengetahuan Pemilu

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi kembali melaksanakan program Sambangi Sekolah sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan pemilih bagi generasi muda. Pada Kamis (27/11/2025), kegiatan ini digelar di SMK Negeri 15 Kota Bekasi dan menjadi sekolah kedua belas yang mendapat kunjungan sosialisasi pemilih pemula lewat program Sambangi Sekolah pada Triwulan IV 2025. Kedatangan tim KPU Kota Bekasi disambut oleh Wakil Kepala SMKN 15 Kota Bekasi, Dara Ratih Irani dan Dhani Irawan. Dalam sambutannya, Dhani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini di sekolah mereka. “Kami merasa berterima kasih dan bangga karena SMKN 15 dipilih sebagai lokasi sosialisasi. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membuka wawasan siswa mengenai demokrasi dan pemilu,” ujar Dhani. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama oleh Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS. Ia mengajak para siswa memahami dasar-dasar pemilu, mengenal lembaga penyelenggara, serta menyadari pentingnya suara pemilih pemula. “Kami ingin memastikan bahwa adik-adik memahami bagaimana pemilu bekerja, siapa saja yang menyelenggarakannya, dan mengapa suara pemilih pemula tidak boleh dianggap kecil. Justru suara kalian adalah bagian dari kekuatan demokrasi kita,” terang Ali Syaifa AS dalam pemaparannya. Materi kedua disampaikan oleh Yunan Albaehaqi, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bekasi. Ia menekankan bahwa pendidikan politik tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga harus tumbuh dari kesadaran generasi muda. “Pemilih pemula adalah agen perubahan. Pendidikan politik harus mulai diperkenalkan sejak dini agar mereka mampu mengambil keputusan yang rasional dan bertanggung jawab,” jelas Yunan. Sesi ketiga menghadirkan Anggota Bawaslu Kota Bekasi, Choiruninsa Marzoeki, yang mengajak pelajar menjadi bagian dari pengawasan partisipatif. Ia menegaskan bahwa pelajar dapat berperan menjaga pemilu tetap jujur dan adil. “Pengawasan pemilu bukan hanya tugas Bawaslu, tetapi juga masyarakat, termasuk pelajar. Sikap kritis dan keberanian melaporkan pelanggaran merupakan wujud nyata partisipasi,” tutur Choiruninsa. Setelah rangkaian materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan quiz kepemiluan yang dipandu oleh tim KPU Kota Bekasi. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan menjawab quiz dengan semangat. Sebagai bentuk apresiasi, KPU Kota Bekasi memberikan doorprize kepada peserta dengan jawaban terbaik. Momen ini sekaligus menjadi penutup kegiatan yang berlangsung hangat, edukatif, dan interaktif. Kegiatan “Sambangi Sekolah” ini menjadi bagian dari agenda KPU Kota Bekasi dalam rangka memperluas pendidikan pemilih ke berbagai lapisan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah menengah atas/sederajat. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Bekasi berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang melek politik, kritis, dan berani menggunakan hak pilihnya dengan bijak untuk kemajuan Kota Bekasi dan bangsa Indonesia. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani #KPUMelayani

KPU Kota Bekasi Ikuti Parmas Insight Chapter #8 Bahas Upaya Melawan Hoaks dan Disinformasi Pilkada

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi berpartisipasi dalam kegiatan Parmas Insight Chapter #8 yang digelar secara daring pada Rabu (26/11/2025). Pada edisi kali ini, forum membahas tema “Melawan Hoaks dan Disinformasi Pilkada (Literasi Digital untuk Pemilih)”, sebuah topik strategis di tengah meningkatnya dinamika informasi jelang penyelenggaraan Pilkada serentak. Kegiatan yang diinisiasi oleh KPU Provinsi Jawa Barat ini bertujuan meningkatkan kapasitas penyelenggara pemilu sekaligus memperkuat pemahaman publik terhadap pentingnya literasi digital. Acara dipandu oleh Mydita Puspa Ayu, Kasubbag Partisipasi, Humas, dan SDM KPU Kota Bekasi. Hadir sebagai Keynote Speech yaitu Astri Megatari, Kadiv Sosdiklih Parmas KPU Provinsi DKI Jakarta, serta dua narasumber: Oyang Este Binos (Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Purwakarta) dan Maskuri Sudrajat (Kadiv Sosdiklih Parmas KPU Kabupaten Pangandaran). Kegiatan dibuka oleh Hedi Ardia, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat. Dalam sambutannya, ia menyoroti derasnya arus informasi di berbagai platform digital seperti WhatsApp, TikTok, dan Facebook yang rentan disusupi informasi palsu. “Fenomena hoaks dan disinformasi bukan sekadar gangguan komunikasi, tetapi bisa menjadi ancaman terhadap integritas pemilu. Karena itu, ruang digital kita harus dikelola secara sadar dan kolaboratif,” ujar Hedi. Sementara itu, Astri Megatari dalam paparannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum yang menjadi ruang berbagi pengalaman dan strategi dalam menghadapi tantangan hoaks yang terus berulang di setiap kontestasi politik. Ia menegaskan bahwa literasi digital merupakan fondasi bagi terjaganya kualitas demokrasi. Forum kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber yang membahas pola penyebaran hoaks, tantangan sosialisasi di ruang digital, serta langkah-langkah konkret untuk meningkatkan ketahanan informasi masyarakat. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dari peserta. Menutup kegiatan, Hedi Ardia berharap diskusi tersebut dapat diterjemahkan dalam upaya nyata oleh seluruh jajaran penyelenggara pemilu di Jawa Barat. Melalui keikutsertaan dalam Parmas Insight Chapter #8, KPU Kota Bekasi berharap dapat semakin siap menghadapi tantangan era informasi dan memastikan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada berjalan dengan jujur, berintegritas, serta informatif bagi masyarakat. Dengan pemahaman yang lebih komprehensif terkait strategi penangkalan hoaks, KPU Kota Bekasi optimis dapat memberikan layanan sosialisasi yang lebih tepat sasaran sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani

Evaluasi dan Persiapan Agenda: KPU Kota Bekasi Gelar Pleno Rutin

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi kembali melaksanakan Rapat Pleno Rutin pada Rabu (26/11/2025) di Kantor KPU Kota Bekasi. Rapat dipimpin oleh Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, dan dihadiri oleh seluruh anggota KPU serta jajaran Pejabat Struktural Sekretariat KPU Kota Bekasi. Dalam pleno tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari evaluasi pelaksanaan program kerja, persiapan kegiatan kelembagaan, hingga penguatan koordinasi antar-divisi. Rapat ini juga menjadi ruang konsolidasi untuk memastikan seluruh agenda kelembagaan berjalan sesuai rencana dan tetap berada dalam prinsip akuntabilitas. Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, menegaskan pentingnya konsistensi pelaksanaan rapat pleno sebagai sarana untuk menjaga ritme kerja serta memastikan setiap divisi memahami arah kebijakan bersama. Ia menekankan bahwa koordinasi internal yang solid akan berdampak langsung pada kualitas layanan publik dan suksesnya penyelenggaraan agenda kepemiluan. “Rapat pleno rutin ini bukan hanya forum evaluasi, tetapi juga wadah untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan tugas-tugas kelembagaan. Kami ingin memastikan setiap program berjalan efektif, terukur, dan didukung koordinasi yang baik antar-divisi,” ujar Ali. Melalui pleno rutin ini, KPU Kota Bekasi berharap seluruh rencana kegiatan dapat terlaksana dengan optimal, terutama dalam rangka mempersiapkan berbagai agenda kepemiluan mendatang. Dukungan sekretariat dan sinergi seluruh unsur organisasi menjadi kunci untuk menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu yang profesional, transparan, dan berintegritas. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani

Sharing Session Bahas Pengelolaan Logistik Pemilu dan Pemilihan 2024

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi kembali mengadakan kegiatan rutin Sharing Session pada Rabu (26/11/2025) di ruang rapat KPU Kota Bekasi. Agenda ini menjadi sarana peningkatan kapasitas internal sekaligus forum strategis bagi jajaran sekretariat untuk memperdalam pemahaman mengenai dinamika pengelolaan logistik Pemilu dan Pemilihan. Pada kesempatan kali ini, Sharing Session mengangkat tema “Pengelolaan Logistik Pemilihan Umum dan Pemilihan Tahun 2024”, sebuah topik yang dinilai penting mengingat logistik menjadi salah satu faktor penentu kelancaran seluruh tahapan kepemiluan. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris KPU Kota Bekasi, Andy Firmanda, yang menekankan pentingnya penguatan SDM dalam memahami proses logistik secara utuh. “Sharing Session ini kami selenggarakan sebagai bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas internal, pengelolaan logistik adalah aspek strategis, sehingga seluruh pegawai perlu memahami prosesnya secara menyeluruh untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar” ujar Andy. Materi selanjutnya dipaparkan oleh Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, yang memberikan gambaran umum mengenai manajemen logistik pada Pemilu dan Pemilihan 2024, termasuk evaluasi pelaksanaan di berbagai tahapan. “Pengalaman Pemilu dan Pemilihan 2024 memberikan banyak pelajaran berharga, melalui forum ini, kita bisa melihat kembali apa yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki, sehingga ke depan kita semakin siap menghadapi tantangan yang mungkin terjadi.” jelas Ali. Ali juga menekankan bahwa logistik bukan hanya perkara teknis semata. “Pengelolaan logistik bukan hanya soal distribusi barang, tetapi juga manajemen waktu, koordinasi, dan akurasi data. Semua itu harus disiapkan sejak awal untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan,” tambahnya. Paparan berikutnya disampaikan oleh Kasubbag Keuangan, Umum, dan Logistik, Sufyan Hariyanto, yang menjelaskan lebih rinci mengenai mekanisme teknis pengelolaan logistik di KPU Kota Bekasi. Ia membahas alur mulai dari perencanaan kebutuhan, penerimaan barang, penyimpanan, distribusi, hingga pengembalian. “Aspek teknis logistik sering kali tampak sederhana, namun pada praktiknya memerlukan ketelitian tinggi,” ungkap Sufyan. “Kita perlu memastikan setiap tahapan dilakukan sesuai standar, sehingga potensi kendala dapat diminimalisir sejak awal.” Ia juga menegaskan bahwa pemahaman kolektif menjadi bagian penting dari efektivitas kerja. “Melalui Sharing Session ini, kami berharap seluruh pegawai semakin memahami alur logistik, sehingga koordinasi antarbagian dapat berjalan lebih efektif dan responsif,” jelasnya. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Pegawai dari berbagai subbagian menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta pengalaman lapangan selama proses pengelolaan logistik pada Pemilu dan Pemilihan 2024. Diskusi berlangsung dinamis, menciptakan suasana belajar bersama yang kaya perspektif. Melalui pelaksanaan Sharing Session ini, KPU Kota Bekasi berharap seluruh jajaran semakin memahami dinamika logistik kepemiluan, memperkuat koordinasi internal, serta meningkatkan kesiapan menghadapi penyelenggaraan agenda demokrasi di masa mendatang. Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen KPU Kota Bekasi dalam membangun SDM yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pemilu. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani

KPU Kota Bekasi Hadiri Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Berbasis Budaya di SMKN 1 Cimahi

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menghadiri kegiatan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan dengan Pendekatan Budaya yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat pada Selasa (25/11/2025) di SMKN 1 Cimahi. Kegiatan ini menjadi salah satu inovasi dalam memperkuat pendidikan politik bagi generasi muda melalui pendekatan budaya lokal yang lebih dekat dengan keseharian pelajar. KPU Kota Bekasi diwakili oleh Anggota KPU Kota Bekasi Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Achmad Edwin Sholihin serta Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Faris Ismuamir. Kehadiran keduanya menegaskan komitmen KPU Kota Bekasi dalam mendukung program pendidikan pemilih yang kreatif, inklusif, dan mampu menjangkau pemilih pemula secara lebih efektif. Mengusung tema “Ngajaga Budaya, Ngamumule Demokrasi, Ngawujudkeun Jabar Istimewa”, kegiatan ini memadukan materi kepemiluan dengan ragam seni budaya Sunda. Pendekatan tersebut tidak hanya menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, tetapi juga membantu siswa memahami nilai-nilai demokrasi melalui kearifan lokal yang sudah akrab dengan kehidupan mereka. Salah satu penampilan yang menarik perhatian peserta adalah pagelaran Wayang Golek Giriharja 2 Putu oleh dalang Khanha Kosasih Sunarya. Lakon yang dibawakan memuat pesan moral mengenai integritas, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga persatuan nilai-nilai yang sejalan dengan prinsip demokrasi dan kepemiluan. Kegiatan ini juga menghadirkan sesi pembekalan bagi siswa terkait peran pemilih pemula dalam Pemilu dan Pilkada mendatang. Materi disampaikan oleh Hedi Ardia, Anggota KPU Provinsi Jawa Barat yang menekankan pentingnya memahami kandidat, bijak memanfaatkan informasi dari berbagai sumber, serta menumbuhkan kesadaran untuk hadir di TPS. Dalam pemaparannya, Hedi mengingatkan bahwa generasi muda memiliki peran vital dalam menjaga ruang politik tetap sehat. Dengan karakter Gen Z yang dekat dengan teknologi dan informasi, ia mengajak para siswa menjadi agen positif dalam menangkal hoaks dan menjaga iklim demokrasi yang kondusif. Nilai-nilai budaya Sunda seperti saling menghargai dan gotong royong juga ditekankan sebagai fondasi dalam berdemokrasi. Kegiatan semakin meriah dengan penampilan Wayang Golek Giriharja 2 Putu dan persembahan musik dari EJ Peace sebagai penutup acara. Melalui pendekatan budaya yang menarik dan edukatif ini, KPU berharap literasi politik pelajar semakin meningkat sehingga mereka siap berpartisipasi sebagai pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab pada pemilu mendatang. KPU Kota Bekasi mengapresiasi langkah KPU Provinsi Jawa Barat dalam mengembangkan model pendidikan pemilih yang relevan dengan karakter generasi muda dan nilai-nilai lokal. Upaya ini sejalan dengan komitmen KPU dalam mendorong partisipasi politik masyarakat, khususnya pemilih pemula, guna mewujudkan demokrasi yang berkualitas. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani