Berita Terkini

Evaluasi dan Persiapan Agenda: KPU Kota Bekasi Gelar Pleno Rutin

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi kembali melaksanakan Rapat Pleno Rutin pada Rabu (26/11/2025) di Kantor KPU Kota Bekasi. Rapat dipimpin oleh Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, dan dihadiri oleh seluruh anggota KPU serta jajaran Pejabat Struktural Sekretariat KPU Kota Bekasi. Dalam pleno tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari evaluasi pelaksanaan program kerja, persiapan kegiatan kelembagaan, hingga penguatan koordinasi antar-divisi. Rapat ini juga menjadi ruang konsolidasi untuk memastikan seluruh agenda kelembagaan berjalan sesuai rencana dan tetap berada dalam prinsip akuntabilitas. Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, menegaskan pentingnya konsistensi pelaksanaan rapat pleno sebagai sarana untuk menjaga ritme kerja serta memastikan setiap divisi memahami arah kebijakan bersama. Ia menekankan bahwa koordinasi internal yang solid akan berdampak langsung pada kualitas layanan publik dan suksesnya penyelenggaraan agenda kepemiluan. “Rapat pleno rutin ini bukan hanya forum evaluasi, tetapi juga wadah untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan tugas-tugas kelembagaan. Kami ingin memastikan setiap program berjalan efektif, terukur, dan didukung koordinasi yang baik antar-divisi,” ujar Ali. Melalui pleno rutin ini, KPU Kota Bekasi berharap seluruh rencana kegiatan dapat terlaksana dengan optimal, terutama dalam rangka mempersiapkan berbagai agenda kepemiluan mendatang. Dukungan sekretariat dan sinergi seluruh unsur organisasi menjadi kunci untuk menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu yang profesional, transparan, dan berintegritas. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani

Sharing Session Bahas Pengelolaan Logistik Pemilu dan Pemilihan 2024

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi kembali mengadakan kegiatan rutin Sharing Session pada Rabu (26/11/2025) di ruang rapat KPU Kota Bekasi. Agenda ini menjadi sarana peningkatan kapasitas internal sekaligus forum strategis bagi jajaran sekretariat untuk memperdalam pemahaman mengenai dinamika pengelolaan logistik Pemilu dan Pemilihan. Pada kesempatan kali ini, Sharing Session mengangkat tema “Pengelolaan Logistik Pemilihan Umum dan Pemilihan Tahun 2024”, sebuah topik yang dinilai penting mengingat logistik menjadi salah satu faktor penentu kelancaran seluruh tahapan kepemiluan. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris KPU Kota Bekasi, Andy Firmanda, yang menekankan pentingnya penguatan SDM dalam memahami proses logistik secara utuh. “Sharing Session ini kami selenggarakan sebagai bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas internal, pengelolaan logistik adalah aspek strategis, sehingga seluruh pegawai perlu memahami prosesnya secara menyeluruh untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar” ujar Andy. Materi selanjutnya dipaparkan oleh Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, yang memberikan gambaran umum mengenai manajemen logistik pada Pemilu dan Pemilihan 2024, termasuk evaluasi pelaksanaan di berbagai tahapan. “Pengalaman Pemilu dan Pemilihan 2024 memberikan banyak pelajaran berharga, melalui forum ini, kita bisa melihat kembali apa yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki, sehingga ke depan kita semakin siap menghadapi tantangan yang mungkin terjadi.” jelas Ali. Ali juga menekankan bahwa logistik bukan hanya perkara teknis semata. “Pengelolaan logistik bukan hanya soal distribusi barang, tetapi juga manajemen waktu, koordinasi, dan akurasi data. Semua itu harus disiapkan sejak awal untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan,” tambahnya. Paparan berikutnya disampaikan oleh Kasubbag Keuangan, Umum, dan Logistik, Sufyan Hariyanto, yang menjelaskan lebih rinci mengenai mekanisme teknis pengelolaan logistik di KPU Kota Bekasi. Ia membahas alur mulai dari perencanaan kebutuhan, penerimaan barang, penyimpanan, distribusi, hingga pengembalian. “Aspek teknis logistik sering kali tampak sederhana, namun pada praktiknya memerlukan ketelitian tinggi,” ungkap Sufyan. “Kita perlu memastikan setiap tahapan dilakukan sesuai standar, sehingga potensi kendala dapat diminimalisir sejak awal.” Ia juga menegaskan bahwa pemahaman kolektif menjadi bagian penting dari efektivitas kerja. “Melalui Sharing Session ini, kami berharap seluruh pegawai semakin memahami alur logistik, sehingga koordinasi antarbagian dapat berjalan lebih efektif dan responsif,” jelasnya. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Pegawai dari berbagai subbagian menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta pengalaman lapangan selama proses pengelolaan logistik pada Pemilu dan Pemilihan 2024. Diskusi berlangsung dinamis, menciptakan suasana belajar bersama yang kaya perspektif. Melalui pelaksanaan Sharing Session ini, KPU Kota Bekasi berharap seluruh jajaran semakin memahami dinamika logistik kepemiluan, memperkuat koordinasi internal, serta meningkatkan kesiapan menghadapi penyelenggaraan agenda demokrasi di masa mendatang. Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen KPU Kota Bekasi dalam membangun SDM yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pemilu. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani

KPU Kota Bekasi Hadiri Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Berbasis Budaya di SMKN 1 Cimahi

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menghadiri kegiatan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan dengan Pendekatan Budaya yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat pada Selasa (25/11/2025) di SMKN 1 Cimahi. Kegiatan ini menjadi salah satu inovasi dalam memperkuat pendidikan politik bagi generasi muda melalui pendekatan budaya lokal yang lebih dekat dengan keseharian pelajar. KPU Kota Bekasi diwakili oleh Anggota KPU Kota Bekasi Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Achmad Edwin Sholihin serta Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Faris Ismuamir. Kehadiran keduanya menegaskan komitmen KPU Kota Bekasi dalam mendukung program pendidikan pemilih yang kreatif, inklusif, dan mampu menjangkau pemilih pemula secara lebih efektif. Mengusung tema “Ngajaga Budaya, Ngamumule Demokrasi, Ngawujudkeun Jabar Istimewa”, kegiatan ini memadukan materi kepemiluan dengan ragam seni budaya Sunda. Pendekatan tersebut tidak hanya menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, tetapi juga membantu siswa memahami nilai-nilai demokrasi melalui kearifan lokal yang sudah akrab dengan kehidupan mereka. Salah satu penampilan yang menarik perhatian peserta adalah pagelaran Wayang Golek Giriharja 2 Putu oleh dalang Khanha Kosasih Sunarya. Lakon yang dibawakan memuat pesan moral mengenai integritas, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga persatuan nilai-nilai yang sejalan dengan prinsip demokrasi dan kepemiluan. Kegiatan ini juga menghadirkan sesi pembekalan bagi siswa terkait peran pemilih pemula dalam Pemilu dan Pilkada mendatang. Materi disampaikan oleh Hedi Ardia, Anggota KPU Provinsi Jawa Barat yang menekankan pentingnya memahami kandidat, bijak memanfaatkan informasi dari berbagai sumber, serta menumbuhkan kesadaran untuk hadir di TPS. Dalam pemaparannya, Hedi mengingatkan bahwa generasi muda memiliki peran vital dalam menjaga ruang politik tetap sehat. Dengan karakter Gen Z yang dekat dengan teknologi dan informasi, ia mengajak para siswa menjadi agen positif dalam menangkal hoaks dan menjaga iklim demokrasi yang kondusif. Nilai-nilai budaya Sunda seperti saling menghargai dan gotong royong juga ditekankan sebagai fondasi dalam berdemokrasi. Kegiatan semakin meriah dengan penampilan Wayang Golek Giriharja 2 Putu dan persembahan musik dari EJ Peace sebagai penutup acara. Melalui pendekatan budaya yang menarik dan edukatif ini, KPU berharap literasi politik pelajar semakin meningkat sehingga mereka siap berpartisipasi sebagai pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab pada pemilu mendatang. KPU Kota Bekasi mengapresiasi langkah KPU Provinsi Jawa Barat dalam mengembangkan model pendidikan pemilih yang relevan dengan karakter generasi muda dan nilai-nilai lokal. Upaya ini sejalan dengan komitmen KPU dalam mendorong partisipasi politik masyarakat, khususnya pemilih pemula, guna mewujudkan demokrasi yang berkualitas. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani

Bimtek Keprotokolan KPU RI: KPU Kota Bekasi Mantapkan Etika dan Manajemen Protokol

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Keprotokolan yang diselenggarakan oleh KPU RI secara daring pada Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini memperkuat kesiapan KPU Kota Bekasi dalam membangun standar keprotokolan yang selaras dengan norma nasional, etika kelembagaan, serta tata kelola profesional yang menjadi ciri institusi penyelenggara Pemilu. Materi utama yang disampaikan mencakup tiga aspek penting. Pertama, Etika dan Etiket Keprotokolan yang disampaikan oleh Kasubbag Persidangan Sekjen KPU RI. Pada sesi ini dijelaskan prinsip-prinsip dasar yang harus dijunjung dalam pelaksanaan tugas protokol, termasuk bagaimana pegawai menjaga sikap, komunikasi, dan tata krama dalam kegiatan resmi KPU. Sekretaris Jenderal KPU RI, Bernad Dermawan Sutrisno, menegaskan prinsip fundamental: “loyalitas dan integritas adalah satu tarikan napas.” Penekanan ini relevan dengan penguatan etika digital, terutama melalui materi “WhatsApp Punya Etika” yang menunjukkan pentingnya kesantunan berkomunikasi, penggunaan bahasa yang patut, serta batas kewajaran dalam interaksi kedinasan. Selanjutnya, peserta mendapatkan penguatan mengenai Manajemen Keprotokolan yang disampaikan oleh Kasubbag Protokol, yang menekankan bagaimana merencanakan, mengorganisir, dan melaksanakan tugas-tugas protokol secara efektif. Materi ini penting untuk memastikan setiap kegiatan KPU dapat berjalan tertib, terkoordinasi, dan sesuai standar. Seluruh peserta juga dibekali pemahaman regulatif yang menjadi fondasi standar nasional keprotokolan, seperti UU 24/2009, PERPRES 71/2018, PKPU 1/2012, serta prinsip umum tata krama kenegaraan. Sesi analisis video menunjukkan praktik lapangan mulai dari pelantikan Presiden dan Wakil Presiden hingga proses penerimaan pasangan calon Pilkada untuk menggambarkan detail teknis penataan ruangan, penempatan tamu VIP–VVIP, hingga respons cepat terhadap dinamika acara. Pada bagian akhir, disampaikan lima karakter utama Petugas Protokol KPU: Disiplin, Integritas, Komunikatif, Semangat, dan Respect yang sepenuhnya selaras dengan amanat Peraturan DKPP tentang Kode Etik Penyelenggara Pemilu serta budaya kerja ASN dalam PP 94/2021. Kemudian juga membahas mengenai Keprotokolan di Lingkungan KPU, yang meliputi tata tempat, tata upacara bendera, serta tata upacara bukan upacara bendera. Sesi ini memberikan pemahaman teknis mengenai penataan dan penyusunan acara resmi KPU, sehingga peserta mampu menerapkan ketentuan yang berlaku dalam setiap kegiatan kedinasan. Melalui pelatihan ini, KPU Kota Bekasi berharap seluruh jajaran sekretariat memiliki pemahaman komprehensif mengenai keprotokolan, baik dari aspek etika maupun teknis, sehingga mampu memberikan dukungan optimal dalam pelaksanaan kegiatan kelembagaan. Kegiatan berlangsung hingga selesai dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani

Apel Rutin KPU Kota Bekasi Tekankan Komitmen Kerja dan Validitas Data Pemilih

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi kembali menyelenggarakan apel pagi rutin pada Senin (24/11/2025) di halaman Kantor KPU Kota Bekasi. Kegiatan ini menjadi agenda mingguan yang terus dijalankan secara konsisten sebagai bentuk upaya meningkatkan kedisiplinan pegawai, memperkuat koordinasi, serta memastikan kesiapan dalam menghadapi berbagai agenda kelembagaan. Pada apel tersebut, Afif Fauzi selaku Anggota KPU Kota Bekasi didapuk sebagai Pembina Apel. Sementara itu, Kusbimo Ariseno, Kasubbag Teknis dan Hukum, bertugas sebagai Pemimpin Apel yang memandu jalannya kegiatan agar berlangsung tertib dan sistematis. Seluruh jajaran sekretariat turut hadir dalam pelaksanaan apel ini, mencerminkan soliditas dan semangat profesionalisme dalam menjalankan tugas kelembagaan. Dalam amanatnya, Afif Fauzi menekankan pentingnya optimalisasi pelaksanaan pemutakhiran data pemilih melalui pencocokan terbatas yang saat ini masih berlangsung. Ia menyampaikan bahwa proses ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan IV 2025 yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, Afif juga mengingatkan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam menyongsong sejumlah agenda kelembagaan menjelang akhir tahun. Ia berharap seluruh pegawai dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, semangat pelayanan, dan komitmen terhadap nilai–nilai demokrasi. Apel pagi ini diharapkan dapat terus menjadi sarana memperkuat budaya kerja, meningkatkan komunikasi internal, serta membangun motivasi dalam melaksanakan tugas-tugas penyelenggaraan pemilu dan demokrasi di Kota Bekasi. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani

KPU Kota Bekasi Ikuti Program Membahas Hukum (MH) Seri #11 dari KPU Jawa Barat

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mengikuti kegiatan Membahas Hukum yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat secara daring pada Jumat (21/11/2025). Tema yang kali ini diangkat adalah “Tata Cara Pengisian Kertas Penilaian Zona Integritas di Lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota.” KPU Kota Bekasi hadir seacara daring melalui Ketua KPU Kota Bekasi Ali Syaifa AS, Sekretaris KPU Kota Bekasi Andy Firmanda, dan seluruh jajaran sekretariat KPU Kota Bekasi.. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Jawa Barat Aneu Nursifah. Dalam arahannya menyampaikan alhamdulillah atas pencapaian KPU Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional yaitu menjadi Terbaik I Penanganan Sengketa Hukum dan Terbaik II Anggota JDIH KPU. Semoga dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kerja. Setelah itu, dilakukan penyampaian materi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi pada KPU Provinsi Jawa Barat dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat oleh Auditor Ahli Madya Gusni Yulianti dan Auditor Ahli Muda Inspektorat Utama KPU RI Tinu Chistaning. Gusni dan Tinu menyampaikan pesan hal-hal yang harus diperhatikan dalam Pembangunan Zona Integritas: 1. Adanya komitmen bersama antara pimpinan dan pegawai; 2. Memaksimalkan unsur pengungkit; 3. Melakukan survei mandiri Wilayah Bebas Korupsi; 4. Melakukan inovasi; 5. Melakukan program-program yang melibatkan stakeholder; 6. Meningkatkan komunikasi kepada publik; dan 7. Melakukan evaluasi secara berkala. Kegiatan ini ditutup oleh Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum Sophia Kurniasari Purba. Sophia Kurniasari Purba menyampaikan Pembangunan Zona Integritas merupakan komitmen antara pimpinan dan pegawai karena bukan sekadar administrasi tetapi harus dipraktikkan pada pekerjaan kita agar pelayanan organisasi dapat dirasakan oleh publik.  Melalui forum ini, KPU Kota Bekasi terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan serta memastikan setiap proses berjalan sesuai prinsip-prinsip good governance. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani