Berita Terkini

Sharing Session Bahas Retorika dan Transformasi Digital

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan sekretariat dan jajaran penyelenggara pemilu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sharing Session yang dilaksanakan pada Rabu (17/10/2025) bertempat di Ruang Rapat Kantor KPU Kota Bekasi. Kegiatan ini mengangkat tema “Retorika dan Transformasi Digital”, sebagai upaya memperkuat pemahaman aparatur KPU Kota Bekasi terhadap pentingnya komunikasi efektif serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital di era modern. Sharing Session ini diikuti oleh jajaran sekretariat dengan suasana diskusi yang terbuka dan partisipatif. Materi disampaikan langsung oleh Anggota KPU Kota Bekasi, Faris Ismuamir, yang menekankan bahwa retorika merupakan keterampilan komunikasi yang bersifat ilmiah dan dapat dipelajari. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa retorika tidak sekadar kemampuan berbicara, melainkan seni menyampaikan pesan secara efektif, persuasif, dan bertanggung jawab, baik melalui pendekatan etika (ethos), emosi (pathos), maupun logika (logos). Selain itu, Faris juga mengaitkan peran retorika dengan tantangan transformasi digital yang saat ini menjadi keniscayaan di berbagai sektor, termasuk penyelenggaraan pemilu. Menurutnya, keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia, proses kerja, serta budaya organisasi yang adaptif dan kolaboratif. Kegiatan Sharing Session ini dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pandangan terkait penerapan retorika dalam komunikasi kelembagaan serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung tugas dan fungsi KPU Kota Bekasi. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Bekasi berharap seluruh jajaran dapat semakin meningkatkan kemampuan komunikasi, berpikir kritis, dan adaptif terhadap perkembangan digital, sehingga mampu mendukung kinerja kelembagaan secara lebih efektif, profesional, dan berintegritas. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani

KPU Kota Bekasi Dorong Demokrasi Berkualitas melalui Rakor DPD Partai Perindo

Kota Bekasi - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Afif Fauzi, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kota Bekasi yang diselenggarakan pada Senin (15/12/2025) Dalam pemaparannya, Afif Fauzi menyampaikan materi mengenai tugas, fungsi, dan peran KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu, khususnya pada masa non tahapan pemilihan. Ia menekankan bahwa meskipun berada di luar tahapan pemilu, KPU tetap memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pendidikan pemilih, pemutakhiran data, serta penguatan kelembagaan kepemiluan. Lebih lanjut, Afif Fauzi juga menegaskan pentingnya sinergi dan komunikasi yang konstruktif antara penyelenggara pemilu dan partai politik. Kolaborasi yang baik, menurutnya, menjadi kunci dalam mewujudkan proses demokrasi yang berkualitas, berintegritas, serta berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kegiatan rapat koordinasi ini diharapkan dapat membangun pemahaman yang komprehensif mengenai kepemiluan bagi seluruh peserta, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat. Dengan demikian, seluruh pemangku kepentingan dapat berkontribusi aktif dalam mewujudkan Pemilu yang demokratis, jujur, adil, dan berkeadilan. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani

KPU Kota Bekasi Tegaskan Komitmen Pemilu Inklusif pada Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025

Kota Bekasi - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Ali Syaifa AS menghadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Bekasi pada Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini menjadi wadah refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif, setara, dan berkeadilan bagi penyandang disabilitas. Dalam pemaparan maeri pada kesempatan tersebut, Ali Syaifa AS menegaskan pentingnya pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, termasuk hak politik dan partisipasi aktif dalam proses demokrasi dan kepemiluan. KPU Kota Bekasi secara konsisten berupaya menghadirkan layanan kepemiluan yang aksesibel dan ramah disabilitas, mulai dari tahapan sosialisasi, pendataan pemilih, hingga pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara. Peringatan Hari Disabilitas Internasional ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara KPU Kota Bekasi dengan berbagai pemangku kepentingan, organisasi penyandang disabilitas, serta elemen masyarakat lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan Pemilu yang inklusif, tanpa diskriminasi, serta menjamin terpenuhinya hak pilih setiap warga negara. Melalui komitmen berkelanjutan ini, KPU Kota Bekasi menegaskan tekadnya untuk mewujudkan Pemilu yang inklusif, adil, dan berkeadilan, sehingga seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, dapat berpartisipasi secara penuh dan bermakna dalam kehidupan demokrasi. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani

KPU Kota Bekasi Ikuti Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Semester II Tahun 2025 Jawa Barat

Bandung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menghadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester II Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor KPU Provinsi Jawa Barat pada Jumat, (12/122025). KPU Kota Bekasi hadir melalui Ketua KPU Kota Bekasi Ali Syaifa AS, Anggota KPU Kota Bekasi Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Faris Ismuamir, serta Operator SIDALIH Setyadi Abdul Gani. Kehadiran KPU Kota Bekasi dalam rapat pleno ini merupakan wujud komitmen untuk memastikan kualitas dan akurasi data pemilih yang berkelanjutan, sekaligus mendukung proses konsolidasi data pemilih di tingkat provinsi. Rapat pleno terbuka ini menjadi forum strategis bagi seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dalam melakukan sinkronisasi, verifikasi, dan finalisasi data pemilih. Rapat pleno dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, dan dihadiri oleh seluruh Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, serta operator SIDALIH dari 27 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Serta perwakilan Pemangku Kepenentingan tingkat Provinsi Jawa Barat. Jalannya rapat dipandu oleh Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni, yang memfasilitasi pembacaan hasil rekapitulasi DPB Semester II Tahun 2025 dari seluruh kabupaten/kota serta menerima masukan dari pemangku kepentingan. KPU Provinsi Jawa Barat menetapkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Semester II Tahun 2025 yang berasal dari 27 kabupaten/kota, 627 kecamatan, dan 5.957 desa/kelurahan. Jumlah pemilih laki-laki tercatat sebanyak 18.625.985 orang, sementara pemilih perempuan sebanyak 18.469.745 orang. Dengan demikian, total Daftar Pemilih Berkelanjutan Semester II Tahun 2025 berjumlah 37.095.730 pemilih. Dalam kesimpulan rapat, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat menekankan bahwa data pemilih bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Meski demikian, rekapitulasi data dari 27 kabupaten/kota telah melalui proses verifikasi dan dipastikan valid. Seluruh masukan dari pemangku kepentingan telah ditindaklanjuti, meskipun masih terdapat beberapa catatan yang akan menjadi bagian dari proses pemutakhiran data berkelanjutan pada tahun berikutnya. Rapat Pleno Terbuka ini ditutup dengan penyerahan Berita Acara Rekapitulasi DPB Semester II Tahun 2025 oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat kepada Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, disaksikan oleh perwakilan dari 27 KPU Kabupaten/Kota serta seluruh pemangku kepentingan yang hadir. KPU Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan KPU Provinsi Jawa Barat serta para pemangku kepentingan terkait guna mewujudkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data pemilih yang berkualitas diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi penyelenggaraan pemilu yang demokratis, jujur, dan berintegritas. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani

Pleno Rutin Bahas Evaluasi Program dan Penguatan Layanan Kepemiluan

Kota Bekasi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi kembali menyelenggarakan Rapat Pleno Rutin pada Rabu, (10/12/2025), bertempat di Ruang Rapat Kantor KPU Kota Bekasi. Rapat dipimpin oleh Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa AS, dan dihadiri oleh seluruh Anggota KPU Kota Bekasi serta jajaran sekretariat. Rapat pleno ini merupakan agenda rutin yang menjadi wadah koordinasi internal untuk memastikan setiap program kelembagaan berjalan sesuai arah kebijakan, regulasi, serta prinsip penyelenggaraan pemilu yang profesional dan akuntabel. Pada kesempatan tersebut, seluruh anggota melakukan pembahasan mendalam mengenai berbagai agenda strategis yang tengah dan akan dijalankan oleh KPU Kota Bekasi. Salah satu fokus utama dalam pleno ini adalah evaluasi pelaksanaan program-program yang telah terealisasi sepanjang tahun 2025. Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengukur efektivitas kegiatan, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan langkah perbaikan dalam pelaksanaan program selanjutnya. Hal ini penting untuk memastikan peningkatan kualitas layanan dan kinerja lembaga, terutama dalam konteks menghadapi dinamika tahapan kepemiluan yang semakin kompleks. Selain itu, pleno juga membahas perkembangan terkait Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV 2025 yang telah ditetapkan yang menjadi salah satu tugas strategis KPU Kota Bekasi, dimana pembaruan data pemilih secara berkala menjadi kunci untuk menjaga keakuratan daftar pemilih, sehingga terus dilakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan validitas data. Agenda berikutnya adalah penyusunan rencana kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih menjelang akhir tahun. KPU Kota Bekasi berkomitmen memperluas jangkauan edukasi kepemiluan melalui berbagai kanal, khususnya pemanfaatan media digital. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kepemiluan serta memperkuat partisipasi publik secara berkelanjutan. Sepanjang proses pleno, suasana rapat berlangsung tertib, komunikatif, dan partisipatif. Setiap bagian saling memberikan masukan, menyampaikan laporan, serta mengusulkan tindak lanjut yang diperlukan demi keberlanjutan program kelembagaan. Rapat ini kembali menegaskan komitmen KPU Kota Bekasi untuk menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap langkah kerja yang dilakukan. Dengan dilaksanakannya rapat pleno rutin ini, KPU Kota Bekasi memastikan bahwa seluruh unsur internal bergerak secara terencana, terukur, dan selaras dalam mendukung penyelenggaraan kepemiluan yang berkualitas serta pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat Kota Bekasi. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani

Parmas Insight #9: Perkuat Sinergi dengan Komunitas Seni, Olahraga, dan Hobi

Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi kembali berpartisipasi dalam kegiatan Parmas Insight Chapter #9 yang digelar secara daring pada Rabu (10/12/2025). Kegiatan rutin yang diselenggarakan KPU Provinsi Jawa Barat tersebut mengusung tema “Kolaborasi dengan Komunitas: Sinergi dengan Komunitas Seni, Olahraga, hingga Hobi”, menegaskan pentingnya membangun hubungan strategis antara penyelenggara pemilu dan komunitas masyarakat. Pada kesempatan ini, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Bekasi, Afif Fauzi, turut menjadi pemateri dan memaparkan pengalaman daerah dalam memperluas pendidikan pemilih melalui kolaborasi kreatif berbasis komunitas. Pemateri lainnya adalah Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Kuningan, Aof Ahmad Musyafa, yang juga berbagi strategi dan praktik baik di wilayahnya. Kegiatan dibuka oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat, Hedi Ardia. Dalam pengantarnya, ia menekankan bahwa komunitas adalah mitra yang memiliki potensi besar dalam menyebarkan informasi kepemiluan. “Komunitas itu memiliki kepercayaan internal yang kuat. Ketika sosialisasi dilakukan melalui komunitas seni, olahraga, atau hobi, pesan kepemiluan menjadi lebih mudah diterima dan terasa dekat bagi masyarakat,” ujarnya. Hadir pula Sri Surani, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KPU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sebagai keynote speaker. Ia menegaskan bahwa kolaborasi komunitas kini menjadi kebutuhan strategis dalam pendidikan pemilih. “Kolaborasi dengan komunitas bukan sekadar metode sosialisasi, tetapi cara membangun ekosistem pemilu yang partisipatif. Komunitas adalah gerbang untuk menjangkau kelompok yang selama ini sulit disentuh pendekatan formal,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa pengalaman di DIY menunjukkan pentingnya memanfaatkan ruang seni dan bekerja sama dengan kelompok marjinal untuk memperluas jangkauan edukasi pemilih pemula. Pada sesi pemaparan materi, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Bekasi, Afif Fauzi, turut menjadi narasumber. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bahwa pendekatan komunitas merupakan strategi efektif untuk menjangkau pemilih muda. “Kolaborasi dengan komunitas adalah strategi KPU untuk memperluas jangkauan pendidikan pemilih secara kreatif. Komunitas memiliki jejaring, kedekatan emosional, dan tingkat kepercayaan yang tidak dimiliki metode sosialisasi konvensional,” ungkap Afif. Ia juga menyoroti hasil berbagai survei terkait preferensi pemilih muda. “Hasil survei menunjukkan bahwa pemilih muda lebih tertarik pada sosialisasi melalui seni, olahraga, dan hobi. Mereka lebih percaya informasi yang datang dari komunitasnya sendiri dibandingkan forum politik formal,” tambahnya. Narasumber berikutnya, Aof Ahmad Musyafa, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kabupaten Kuningan, memaparkan pengalaman daerahnya dalam mengintegrasikan budaya lokal dan komunitas hobi dalam sosialisasi kepemiluan. “Di Kuningan, kami meyakini bahwa pemilih bukan sekadar objek mobilisasi, tetapi subjek yang harus diberdayakan. Karena itu, strategi sosialisasi harus menyatu dengan budaya, hobi, dan komunitas lokal,” ujar Aof. Ia juga membagikan berbagai praktik baik seperti kirab budaya, stand-up comedy, touring motor, hingga nonton bareng film kepemiluan. “Ketika kami masuk ke lingkungan komunitas, pesan pemilu menyebar secara organik bukan karena dipaksa, tetapi karena menjadi bagian dari kehidupan mereka,” imbuhnya. Kegiatan Parmas Insight Chapter #9 ini menjadi ruang berbagi gagasan dan pengalaman lintas daerah dalam mengembangkan strategi sosialisasi yang lebih kreatif, inklusif, dan berkelanjutan. KPU Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai komunitas di wilayahnya. “Melalui kerja sama lintas komunitas, pendidikan pemilih dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. KPU Kota Bekasi siap membuka ruang seluas-luasnya bagi komunitas untuk berkolaborasi dalam menguatkan demokrasi,” tutup Afif Fauzi. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Bekasi berharap kerja sama dengan berbagai komunitas semakin menguat, sehingga upaya edukasi kepemiluan dapat tersampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat dengan pendekatan yang lebih kreatif, inklusif, dan berkelanjutan. KPU Kota Bekasi juga menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan ruang dialog serta memperluas kolaborasi dengan beragam komunitas di wilayahnya. (humas kpu kota bekasi) #KPUMelayani