Kota Bekasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi kembali melaksanakan program Sambangi Sekolah sebagai bagian dari kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan. Kali ini kegiatan berlangsung di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Kota Bekasi dan diikuti antusias oleh para siswa-siswi sebagai calon pemilih pemula pada pemilu dan pilkada mendatang.
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan hangat dari pihak sekolah. Dalam sambutannya, Lis Hendrawati, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMAN 3 Kota Bekasi, menyampaikan apresiasi kepada KPU Kota Bekasi yang telah meluangkan waktu untuk memberikan sosialisasi kepemiluan kepada para pelajar.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran KPU Kota Bekasi di sekolah kami. Edukasi seperti ini sangat penting untuk menanamkan kesadaran kepada anak-anak agar sejak dini memahami proses demokrasi dan pentingnya berpartisipasi dalam pemilu. Harapan kami, siswa-siswi SMAN 3 dapat menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab,” ujar Lis Hendrawati dalam sambutannya
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian sejumlah materi dari berbagai narasumber yang dihadirkan. Materi pertama dibawakan oleh M. Arafat Imam, Kasubbid Fasilitasi Kelembagaan Pemerintahan, Perwakilan, dan Partai Politik pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bekasi.
Dalam pemaparannya, Arafat menjelaskan peran strategis Kesbangpol dalam mendukung penyelenggaraan kepemiluan, sekaligus menekankan pentingnya membangun kesadaran politik masyarakat, terutama generasi muda. Ia menegaskan bahwa pelajar sebagai bagian dari masyarakat Kota Bekasi memiliki potensi besar dalam memperkuat kehidupan demokrasi di masa depan.
“Tujuan dari sosialisasi ini adalah agar generasi muda kita tidak apatis terhadap politik. Politik bukan sesuatu yang harus dijauhi, justru harus dipahami agar kita bisa berpartisipasi aktif secara cerdas dan bertanggung jawab,” ungkap Arafat Imam.
Materi berikutnya disampaikan oleh Edwin Sholihin, Anggota KPU Kota Bekasi. Dalam penjelasannya, Edwin menekankan pentingnya peran pelajar sebagai pemilih pemula yang nantinya akan menentukan arah pembangunan bangsa melalui partisipasi aktif di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Edwin mengajak seluruh siswa untuk tidak mudah terpengaruh dengan praktik-praktik yang mencederai demokrasi, seperti politik uang atau ajakan untuk golput (tidak menggunakan hak pilih). Ia menekankan bahwa setiap suara memiliki nilai dan pengaruh besar terhadap hasil pemilu.
“Adik-adik sekalian adalah generasi penerus bangsa. Suara kalian menentukan masa depan negeri ini. Gunakan hak pilih dengan bijak, jangan tergoda dengan politik uang, dan jangan menjadi apatis. Demokrasi akan kuat jika rakyatnya peduli,” tegas Edwin Sholihin.
Sesi materi terakhir dibawakan oleh Wiwit Priyadi dari Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR). Dalam penyampaiannya, Wiwit mengulas konsep dasar demokrasi, pengertian Pemilu dan Pilkada, serta manfaat partisipasi masyarakat dalam proses pemilihan umum. Ia juga mengajak pelajar untuk memahami bahwa Pemilu bukan hanya sekadar mencoblos, melainkan wujud nyata dari partisipasi dalam menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan negara.
“Demokrasi bukan hanya soal memilih, tapi soal berpartisipasi aktif untuk memastikan bahwa pemerintahan berjalan sesuai dengan kehendak rakyat. Pemilih cerdas adalah mereka yang memahami isu, mengenali calon, dan menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab,” tutur Wiwit.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Para siswa SMAN 3 Kota Bekasi terlihat sangat antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari proses pendaftaran pemilih pemula, syarat menjadi penyelenggara pemilu, hingga isu-isu aktual seputar praktik politik uang dan cara mencegahnya.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan dinamis. Para narasumber pun memberikan jawaban dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami oleh pelajar, sehingga pesan-pesan penting mengenai kepemiluan dapat tersampaikan dengan baik.
Kegiatan “Sambangi Sekolah” ini menjadi bagian dari agenda KPU Kota Bekasi dalam rangka memperluas pendidikan pemilih ke berbagai lapisan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah menengah atas/sederajat. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Bekasi berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang melek politik, kritis, dan berani menggunakan hak pilihnya dengan bijak untuk kemajuan Kota Bekasi dan bangsa Indonesia. (humas kpu kota bekasi)
#KPUMelayani